Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Daftar Kode Kerusakan / DTC / Kode Kedipan MIL Toyota Avanza Atau Daihatsu Xenia

Daftar Kode Kerusakan / DTC / Kode Kedipan MIL Toyota Avanza Atau Daihatsu Xenia - Menangani masalah mobil saat lampu indikator check engine menyala memanglah tidak mudah. Lampu check engine atau Malfunction Indicator Lamp (MIL) merupakan lampu indikator peringatan bagi pengemudi jika sistem EFI pada mobil mengalami masalah. Untuk mengatasi masalah lampu indikator check engine menyala ini dapat didekteksi menggunakan scantool / scanner mesin.

Dengan menggunakan scanner, maka dapat diketahui secara tepat tentang sistem / area yang mengalami kerusakan agar dapat segera dicek untuk dilakukan langkah perbaikannya, scanner akan menunjukan sebuah kode kerusakan, kode ini disebut dengan DTC (Diagnostic Trouble Code).

Tetapi jika tidak memiliki scanner atau saat dalam keadaan darurat, maka kode kerusakan dapat diketahui dengan cara scan manual (membaca pola kedipan lampu MIL) seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya.

Sementara pada artikel ini, akan dibagikan daftar kode kedipan lampu MIL, DTC (Diagnostic Trouble Code), item deteksi dan sirkuit / area yang mengalami gangguan / kerusakan. Silahkan simak daftar kode MIL dan DTC toyota avanza atau daihatsu xenia berikut ini.

Daftar Kode Pola Kedipan MIL Dan DTC Toyota Avanza, Daihatsu Xenia


Kode MIL
Kode DTC
Item
Deteksi
Area
Gangguan
13
P0335
Malfungsi Sirkuit "A" Sensor Posisi Crankshaft
- Open atau short dalam sirkuit sensor posisi crankshaft
- Sensor posisi crankshaft
- Plat sensor posisi crankshaft No.1
- ECM
14
P0340
Sirkuit "A" Sensor Posisi Camshaft (Bank 1 atau Single Sensor)
- Open atau short dalam sirkuit sensor posisi camshaft
- Sensor posisi camshaft
- Camshaft (timing rotor)
- ECM
16
P0350
Sirkuit Primer/ Sekunder "A" Koil Pengapian
- Open atau short dalam sirkuit IG (1 sampai 4)
- Koil pengapian assembly No.1 sampai No.4
- ECM
18
P0325
Sirkuit Sensor Knock 1
- Open atau short dalam sirkuit sensor knock
- Knock sensor (kendor atau under torqued)
- ECM
21
P0130
Sirkuit Sensor Oksigen (Bank 1 Sensor 1)
- Open atau short dalam sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1)
- Sensor heated oxygen (sensor 1)
- Heater sensor heated oxygen (sensor 1)
- ECM
23
P0135
Sirkuit Heater Sensor O2 (Bank 1 Sensor 1)
- Open atau short dalam sirkuit heater dari sensor heated oxygen (sensor 1)
- Sensor heated oxygen (sensor 1)
- ECM
25
P0171
Sistem Terlalu Kurus (Malfungsi A/F Kurus, Bank 1)
- Sistem induksi udara
- Injektor tersumbat
- Sensor tekanan absolut manifold
- Sensor temperatur cairan pendingin mesin
- Tekanan bahan bakar
- Kebocoran gas dari sistem exhaust
- Open atau short dalam sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1)
- Sensor heated oxygen (sensor 1)
- Selang ventilasi
- ECM
26
P0172
Sistem Terlalu Gemuk (Malfungsi A/ F Gemuk, Bank 1)
- Injektor bocor atau tersumbat
- Sensor tekanan absolut manifold
- Sensor temperatur cairan pendingin mesin
- Sistem pengapian
- Tekanan bahan bakar
- Kebocoran gas dari sistem exhaust
- Open atau short dalam sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1)
- Sensor heated oxygen (sensor 1)
- ECM
31
P0105
Sirkuit Tekanan Absolute Manifold / Tekanan Barometric
- Open atau short circuit dalam sensor tekanan absolute manifold
- Sensor tekanan absolut manifold
- ECM
41
P0120
Malfungsi Sirkuit Sensor Posisi Pedal Throttle / Switch "A"
Open atau short dalam sirkuit sensor posisi throttle
- Sensor posisi throttle
- ECM
42
P0115
Sirkuit Temperatur Cairan Pendingin Mesin
- Open atau short circuit dalam sensor temperatur cairan pendingin mesin
- Sensor temperatur cairan pendingin mesin
- ECM
43
P0110
Malfungsi Sirkuit Temperatur Udara Intake
- Open atau short di sirkuit sensor temperatur udara intake
- Sensor temperatur udara masuk
- ECM
44
P1530
Sistem Sinyal Sensor Temperatur Evaporator Air Conditioner
- Open atau short dalam sirkuit thermistor cooler No.1
- Thermistor cooler No.1
- ECM
51
P1520
Sirkuit Switch A/C Malfungsi
Open atau short dalam sirkuit sensor posisi throttle
- Sensor posisi throttle
- Short dalam sirkuit switch kontrol cooler (dengan heater)
- Switch kontrol cooler assembly (dengan heater)
- Short dalam sirkuit switch kontrol temperatur A/C (tanpa heater)
- Switch kontrol temperatur A/C (menyatu dengan switch kontrol heater assembly) (tanpa heater)
- ECM
52
P0500
Sensor Kecepatan Kendaraan
- Open atau short dalam sirkuit sensor kecepatan
- Sirkuit speedometer (Meter kombinasi)
- ECM
54
P1510
Sirkuit Sinyal Starter
- Open atau short dalam sirkuit sinyal starter
- Open atau short dalam sirkuit speedometer
- ECM
71
P0505
Malfungsi pada Sistem Kontrol Idle
- Open atau short dalam sirkuit katup Idle Speed Control (ISC)
- Katup ISC macet pada posisi terbuka atau tertutup
- ECM
73
P1349
Malfungsi pada Sistem VVT (Bank 1)
- Open atau short dalam sirkuit camshaft timing oil control valve
- Timing katup
- Katup kontrol timing oli camshaft
- Filter camshaft timing oil control valve
- Camshaft timing sprocket assembly
- ECM
74
P1656
Malfungsi pada Sikuit OCV (Bank 1)
- Open atau short dalam sirkuit camshaft timing oil control valve
- Katup kontrol timing oli camshaft
- ECM
75
P1346
Sensor VVT / Range Sirkuit sensor Posisi Camshaft / Problem Performance (Bank 1)
- Sistem mekanikal (rantai timing loncat gigi, rantai telah memanjang)
- Timing katup
- ECM
76
P0443
Malfungsi pada Sirkuit Purge Control Valve Sistem Evaporative Emission Control
- Open atau short pada sirkuit vacuum switching valve (EVAP).
- Vacuum switching valve (EVAP)
- ECM
81
P1601
Malfungsi Sinyal Immobiliser
- Sistem engine immobiliser
- ECU kunci transponder assembly (ECU Immobiliser )
- Open atau short dalam line komunikasi (wire harness atau konektor)
- ECM
83
P1600
Malfungsi pada Sirkuit Sinyal Immobiliser
- ECM