Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jangan Isi Oli Berlebihan Karena Dapat Berakibat Buruk

Olі kеndаrааn - didalam setiap mesin memiliki kapasitas oli yang berbeda beda antara kendaraan yang satu dengan yang lainnya. Dan bagi anda yang memiliki kendaraan seperti mobil ataupun motor sebaiknya juga memperhatikan kapasitas oli yang standardnya. Sebab jika memasukkan oli melewati batas maksimal alias berlebihan tentu akan berakibat buruk bagi kendaraan kesayangan kita.

Kebanyakan orang mengira dengan memasukkan jumlah oli yang lebih banyak akan membuat mesin kita akan lebih tenang dan tidak berisik, memang benar adanya dengan memasukkan oli berlebih bisa membuat suara mesin menjadi tenang karena seluruh komponen mesin terendam oli. Namun tahukah anda bahwa memasukkan oli yang kelewat batas juga dapat berakibat buruk berupa kemampuan kendaraan menjadi payah alias tidak secepat jika menggunakan oli sesuai standard.

 didalam setiap mesin memiliki kapasitas oli yang berbeda beda antara kendaraan yang satu  Jangan Isi Oli Berlebihan Karena Dapat Berakibat Buruk


Kеnара hаl іtu bіѕа tеrjаdі ?
Karena fungsi utama dari oli mesin adalah hanya sebagai pelumasan maka secara otomatis memang kita tidak boleh memasukkan oli yang terlalu banyak alias harus sesuai takaran. Dengan adanya oli didalam mesin yang terlalu banyak mengakibatkan kinerja mesin malah menurun, Gear gear mesin terlalu berat berputar didalam cairan oli yang memang memiliki sifat lengket ini.

Nah itulah kenapa pada setiap mesin terdapat aturan serta batas seberapa banyak oli yang harus kita masukkan, tidak boleh kurang dan tidak boleh berlebihan. Bahkan setiap kendaraan baik roda dua maupun dora empat terdapat sebuah alat yang berfungsi untuk memeriksa ketinggian oli yang diberi nama Dipstick.

Baca juga : Tеrnуаtа іnіlаh fungѕі lаmрu nеw іnnоvа уаng mеnоnjоl

Jadi ingat, patuhi aturan standard dalam hal pengisian oli agar kinerja kendaraan dapat selalu terjaga dengan baik.


Post a Comment for "Jangan Isi Oli Berlebihan Karena Dapat Berakibat Buruk"