Cara Penyetelan Katup/Klep Pada Sepeda Motor

PERAWATAN BERKALA MEKANISME MESIN

Katup sepeda motor merupakan sesuatu yang penting dalam kinerja sepeda motor tersebut. Untuk itu diperlukan perawatan yang tepat. Berikut cara merawat katup sepeda motor yang tepat dengan cara menyetel katup secara berkala.

Peralatan Penyetelan Katup

Alat-alat yang dibutuhkan untuk penyetelan katup sebagai berikut :

1. Fuller gauge.

2. Kunci ring 8 mm untuk motor Supra atau kunci 10 mm untuk sepeda motor GL.

3. Kunci sock ukuran 14 mm atau mesuaikan ukurannya dengan baut pada as magnet.

4. Kunci khusus untuk setelan katup.

5. Obeng minus.

Langkah Penyetelan Katup pada sepeda motor CUB (Supra X)

Setelah alat-alat dipersiapkan, berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan dalam penyetelan katup.

1. Buka tutup lubang poros engkol (bagian kiri mesin) pada kendaraan cub ( contoh supra x) dan tutup lubang pemeriksaan tanda pengapian dengan obeng minus

2. Putar poros engkol dengan menggunakan kunci sock 14 arahnya berlawanan dengan arah jarum jam.

3. Arahkan tanda "T" yang ada pada rotor magnet di lubang tanda pengapian di bak mesin sebelah kiri (tempat tutup bak dari rotor magnet/sepul).

4. Buka tutup lubang penyetelan katup. Cek apakah kedua roker arem klep bergoyang. Bila katup tidak bisa digoyangkan atau digerakkan, maka putar terus poros engkol 360 derajat hingga tanda "T” di rotor magnet kembali terlihat dari lubang pemeriksaan tanda pengapian.

5. Cek bila roker arem katup sudah bisa digoyangkan, baru mulai penyetelan.

6. Penyetelan yang pertama adalah dengan memasukkan fuller gauge ke dalam celah antar rocker arm dan katup pas dibawah baut penyetel. Bila fuller dapat masuk dengan ukuran 0,05 mm dapat masuk secara longgar maka setel kerengganganya.

7. Bila setelan katup tidak benar atau terlalu lebar, maka kendorkan mur pengunci pada sekrup penyetelan dengan kunci ring 8 mm.

8. Gunakan kunci khusus penyetel katup untuk memutar sekrup penyetelan katup. Arah putarannya searah dengan arah pengencangan. Tes apakah fuller gauge ukuran 0,05 mm tersebut dapat ditarik dengan sesak atau seret tetapi Fuller gauge tidak tergores maka artinya setelan sudah benar.

Celah Katup/klep

9. Kencangkan mur pengunci, tetapi sambil menahan sekrup penyetel tidak ikut berputar. Pasang kembali tutup lubang penyetelan katup.

10. Lakukan hal yang sama pada katup yang satunya lagi.

11. Setelah kedua katup selesai disetel tutup kembali tutup lubang pemeriksaan tanda pengapian dan tutup lubang poros engkol.

Apabila penyetelan katup sudah selesai, hidupkan mesin sepeda motor. Apabila suara mesin sudah halus, berarti penyetelan katup sudah benar. Tetapi jika mesin tidak bisa hidup, berarti penyetelan katup terlalu rapat. Sedangkan bila terlalu longgar, maka mesin timbul suara yang berisik.

Penyetelan Penegang Rantai Timing

Pada saat penyetelan rantai timing, posisikan kunci pada kontak "OFF untuk menghindari kecelakaan kerja. Penyetelan penegang rantai timing yang benar adalah, apabila pada waktu putaran idle tidak terdengar suara "gemericik" dan pada waktu putaran tinggi tidak terdengar suara "mendesing" Adapun langkah kerja penyetelan penegang rantai timing adalah

sebagai berikut:

1. Lepas tutup pada sproket yang terdapat pada sebelah kiri mesin.

2. Kendorkan mur pengikat, kemudian baut penahan.

3. Lepas baut penutup pada mur penyetel.

Tanda Pada Sproket

4. Putar mur penyetel ke kiri atau ke kanan untuk mendapatkan ketegangan rantai timing yang sesuai. Ketegangan rantai timing yang sesuai atau baik bila pergerakan rantai 1-2 mm.

 

Kelenturan Rantai Timing (tanda panah)

5. Keraskan baut penahan, kemudian mur pengikat.

6. Pasang baut penutup!

7. Start mesin dan periksa kebocoran oli pada tutup-tutup

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu