Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kerusakan Pada Sepeda Motor Injeksi Honda

 Kerusakan pada sepeda motor injeksi honda

Sepeda motor Beat Injeksi telah menjadi sepeda dengan populasi yang sangat banyak di indonesia, motor ini klaim motor yang hemat bahan bakar dan lincah. Pada sepeda motor beat injeksi terdapat sistem elektonik yang mendukung kinerja mesin. Sistem injeksi pada suatu sepeda motor mempunyai standar pabrik yang berbeda. Jika sistem injeksi mengalami kendala maka kita dapat melihat standar pabriknya untuk melihat apakah harus diganti atau tidak. Sistem injeksi Honda dinamakan sistem PGM-FI, pada sistem injeksi kerusakan sering disebakan karena konektor yang kendor, kotor, berkarat atau tidak tersambung dengan baik. Pada saat membongkar sensor atau komponen sistem PGM-FI perhatikan O-Ring. Bila diperlukan ganti O-Ring dengan yang baru. Berikut posisi sensor dan sistem kelistrikan pada sepeda motor beat injeksi

Jika suatu mesin mengalami kerusakan pada sistem injeksi maka lampu berwarna kuning yang disebut MIL (Malfungtion Indikator lamp) yang ada disamping sepedo meter akan berkedip untuk memberikan informasi kepada pengendara bahwa terjadi masalah pada sistem injeksi sepeda motor. Kedipan ada 2 jenis, jika berkedip panjang berarti 10 dan pendek berarti 1. Berikut penjelasan kode kedipan dan jenis kerusakan pada sepeda motor Honda :

Kode kedipan pada MIL 7 terjadi kerusakan pada fungsi berikut :

1. Sensor EOT tidak berfungsi

2. Kontak yang longgar atau tidak baik dari konektor sensor EOT

3. Sensor EOT atau rangkaiannya tidak berfungsi

Kode kedipan pada MIL 8 terjadi kerusakan pada fungsi berikut :

1. Sensor TP tidak berfungsi

2. Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor sensor TP

3. Sensor TP atau rangkaiannya tidak berfungsi

Kode kedipan pada MIL 12 terjadi kerusakan pada fungsi berikut :

1. Injector tidak berfungsi

2. Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor injector

3. Injector atau rangkaiannya tidak berfungsi

Kode kedipan pada MIL 21 terjadi kerusakan pada fungsi berikut :

1. Sensor O2 tidak berfungsi

2. Kontak yang longgar atau tidak baik pada konektor sensor O2

3. Sensor O2 atau rangkaiannya tidak berfungsi

Kode kedipan pada MIL 33 terjadi kerusakan pada fungsi berikut :

1. ECM EEPROM tidak berfungsi

Jika sepeda motor mengalami masalah yang tidak menunjukkan kedipan MIL. Maka perlu pemeriksaan lebih lanjut. Ada beberapa gejala yang dapat terjadi pada sepeda motor honda, sebagai berikut :

Mesin bisa diputar tetapi tidak bisa hidup (tidak ada kedipan pada MIL)

Diagnosa/pemeriksaan/pengecekapan pada sepeda motor :

1. Periksa kondisi busi.

2. Periksa sistem pengapian.

3. Periksa kompresi cylinder.

4. Periksa idle air port/screw.

5. Periksa katup solenoid peninggi putaran stasioner.

6. Periksa sistem pemasokan bahan bakar.

7. Tidak ada bahan bakar ke injector.

8. Saringan bahan bakar tersumbat.

9. Selang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat.

10. Selang pengaliran bahan bakar terjepit atau tersumbat.

11. Pompa bahan bakar rusak.

12. Rangkaian pompa bahan bakar rusak.

13. Kebocoran udara intake.

14. Bahan bakar terkontaminasi/ memburuk kondisinya.

15. Injector bahan bakar rusak.

16. Inisialisasi ECM.

Mesin bisa diputar tetapi tidak bisa hidup (Tidak ada suara bekerjanya pompa bahan bakar pada saat kunci kontak diputar ke ON)

Diagnosa/pemeriksaan/pengecekapan pada sepeda motor :

1. Sekring utama 15 A rusak.

2. Sekring tambahan 10 A rusak.

3. Saluran massa/daya ECM tidak berfungsi.

4. Periksa sistem pemasokan bahan bakar (fuel pump) yang terdapat pada tanki sepeda motor.

Mesin mati terus, sulit dihidupkan, putaran stasioner kasar

Diagnosa/pemeriksaan/pengecekapan pada sepeda motor :

1. Inisialisasi ECM.

2. Periksa putaran stasioner mesin.

3. Periksa idle air port/screw.

4. Periksa katup solenoid peninggi putaran stasioner.

5. Periksa sistem pengaliran bahan bakar.

6. Periksa sistem pengisian battery.

7. Periksa sistem pengapian

8. Selang pengaliran bahan bakar terhalang

9. Selang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat

10. Bahan bakar terkontaminasi/ memburuk kondisinya

11. Kebocoran udara intake

Terjadi brebet (misfiring) atau terjadi nembaknembak (backfiring) pada waktu akselerasi

Diagnosa/pemeriksaan/pengecekapan pada sepeda motor :

1. periksa sistem pengapian pada sepeda motor.

Performa buruk (kemudahan dikendarai) dan pemakaian bahan bakar boros

Diagnosa/pemeriksaan/pengecekapan pada sepeda motor :

1. Periksa sistem pemasokan bahan bakar (fuel pump).

2. Periksa elemen saringan udara.

3. Periksa sistem pengapian.

4. Selang pengaliran bahan bakar terjepit atau tersumbat

5. Regulator tekanan rusak (pompa bahan bakar)

6. Injector bahan bakar rusak

Putaran stasioner mesin di bawah spesifikasi/standar

Diagnosa/pemeriksaan/pengecekapan pada sepeda motor :

1. Periksa putaran stasioner mesin.

2. Periksa idle air port/screw.

3. Periksa sistem pengapian.

4. Periksa sistem pemasokan bahan bakar.

Putaran stasioner mesin di atas spesifikasi/standar

Diagnosa/pemeriksaan/pengecekapan pada sepeda motor :

1. Periksa putaran stasioner mesin.

2. Periksa sistem pengapian.

3. Periksa cara kerja kabel gas dan jarak main bebas.

4. Periksa elemen saringan udara.

5. Periksa katup solenoid peninggi putaran stasioner.

6. Kebocoran udara intake.

7. Masalah pada bagian atas mesin.

MIL tidak menyala sama sekali atau MIL menyala terus (Mesin bekerja secara normal)

Diagnosa/pemeriksaan/pengecekapan pada sepeda motor :

1. Periksa rangkaian kelistrikan pada MIL

MIL menyala terus (Mesin bekerja secara normal dan tidak ada DTC)

1. Periksa rangkaian MIL.

2. Periksa rangkaian DLC.

Post a Comment for "Kerusakan Pada Sepeda Motor Injeksi Honda"