Saluran Pada Motor 2 Tak (Port Timing)

Pembukaan dan Penutupan Saluran Pada Motor 2 Tak (Port Timing)

RC Valve (Revolutionary Exhaust Control Valve)

RC valve merupakan sistem yang berfungsi untuk mengontrol lebar pembukaan saluran buang sehingga tenaga mesin lebih optimal di segala putaran dan endapan karbon pada ruang bakar dapat dieleminir.

Prinsip kerja RC valve adalah pada saat putaran mesin naik, lubang exhaust pada posisi "High" sehingga lubang terbuka lebar, pada posisi ini performa mesin yang dihasilkan akan tinggi. Saat putaran mesin menengah lubang exhaust akan diturunkan atau low position, sehingga performa mesin pada posisi ini juga baik.

Pada putaran rendah yaitu beban ringan atau kondisi stasioner, lubang exhaust terbuka lebar, hal ini untuk menghindari pembakaran tidak rata (intermitten combustion) sebagai akibat tercemarnya campuran bahan bakar yang masuk dengan gas buang. Hal ini merupakan sumber endapan karbon pada ruang bakar.

RC valve pada Honda SR 150R 

Komponen RC valve antara lain:

1. Control Unit

Control unit berfungsi sebagai microcomputer yang mengontrol kerja servo motor sesuai dengan putaran mesin. Input data control unit untuk menentukan putaran mesin diperoleh dari signal pengapian.

2. Servo Motor

Servo motor merupakan motor yang menggerakkan RC valve, untuk mengatur tinggi pembukaan saluran buang sesuai dengan putaran mesin. Gerakan servo motor ke RC valve menggunakan kabel.

Prinsip kerja RC valve

Saat kunci kontak diputar ke posisi "ON" maka RC Valve akan bergerak dari posisi "Hi” ke posisi “Low”. Bila mesin dihidupkan maka RC Valve akan bergerak dari posisi "Low” ke posisi "Hi”, namun apabila putaran mesin di atas 2000 Rpm, maka RC Valve akan bergerak dari posisi "Hi” ke posisi "Low” kembali.

Saat putaran mesin telah mencapai 6000 rpm, secara berlahan RC Valve akan bergerak dari posisi "Low” ke posisi “Hi” sampai putaran mesin 8500 rpm. Diatas putaran 8500 rpm RC Valve akan terbuka penuh atau posisi "Hi”.

Hubungan Putaran dan Pembukaan RC Valve

Intake Chamber

Pada saat putaran rendah kevakuman pada ruang bak engkol (crank case), masih rendah sehingga aliran campuran bahan bakar kerung engkol kurang stabil. Untuk itu dibuat intake chamber, yang berfungsi untuk menyerap campuran bahan bakar saat reed valve tertutup, dan menyuplaikan campuran yang ditampung saat reed valve terbuka.

Saat mesin putaran tinggi dan reed valve tertutup maka campuran bahan bakar akan membentur reed valve dan kembali ke karburator. Adanya aliran kembali tersebut akan menghalangi campuran bahan bakar yag akan masuk saat reed valve terbuka, sehingga jumlah yang masuk menjadi lebih kecil, performa motor menurun dan banyak campuran bahan bakar menyembur ke saringan bahan bakar, saringan cepat kotor dan banan bakar boros mengatasi kelemahan tersebut dipasang intake chamber, dengan adanya peralatan tersebut maka campuran bahan bakar yang membentur reed valve saat menutup akan ditampung pada intake chamber dan akan dialirkan ke bak engkol saat reed valve terbuka. Dengan demikian stabilitas aliran campuran lebih baik dan performa motor meningkat, bahan bakar lebih hemat.

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu