Resiko Memakai Peninggi Shock Belakang, Berbahaya!

Resiko memakai peninggi shock belakang berbahaya Resiko Memakai Peninggi Shock Belakang, Berbahaya!

Modifikasi motor di Indonesia masih sangatlah banyak peminatnya, termasuk saya. Beberapa bikers baik muda atau pun tua yang selalu di panggil om-om tanpa mengenal usia, bahkan masih tidak puas dengan motor keluaran pabrik yang sudah dirancang sedemikian canggih sehingga memilih melakukan modifikasi.


Salah satu part yang paling sering digunakan adalah peninggi shockbreaker belakang, biasa disebut anting peninggi yang ternyata sangat tidak disarankan, karena membahayakan.

Oleh karena itu ada baiknya kita sebagai bikers wajib mengerti part-part apa saja yang disarankan untuk memodifikasi motor kesayangan kita.

Kita wajib tahu, dengan memasangkan peninggi shock, shock itu sendiri bisa bengkok karena karet yang berada di swing arm tidak berfungsi mengikuti alur guncangan shock dan juga dapat menyebabkan dudukan shock di arm robek.

Resiko memakai peninggi shock belakang berbahaya Resiko Memakai Peninggi Shock Belakang, Berbahaya!

(Dudukan shock di arm MX King robek.)

Jika kita perhatikan, memang dudukan peninggi mengharuskan shock bertumpu pada titik yang membatasi pergerakan. Hal ini justru menyebabkan shock jadi kehilangan fleksibilitasnya dalam mengikuti ayunan dari getaran yang ada.

Selain itu bantalan karet juga jadi tidak berfungsi seperti sebagaimana mestinya. Alhasil, getaran tidak bisa diredam dengan baik. Belum lagi jika kita menggunakan peninggi shock aftermarket atau kw, itu wajib untuk dipertanyakan kualitasnya.

Apalagi bila kita sering berkendara di jalan yang kurang bagus, berlubang dan sering bawa beban berat pakai motor ber-peninggi shock itu.

Kemungkinan terjadinya shock patah atau dudukan shock di arm robek sangatlah besar. Bukan cuma itu, manuver motor ketika menikung jadi kurang nyaman.

Itulah mengapa memodifikasi shockbreaker belakang menggunakan peninggi shock tidak disarankan. Jadi, bagaimana sobat bikers, masih mau memodifikasi shockbreaker motor pakai peninggi? Pilih selamat atau pilih gaya yang justru membahayakan diri kita sendiri?

Tips Aman


Kalau kalian mau modif motor jadi lebih tinggi, mending ganti shockbreaker yang banyak di pasaran. Pastikan juga beli partnya yang sudah bermerk dan sudah terpercaya.


Bila kalian ingin memakai peninggi saja agar tidak perlu mengeluarkan dana yang begitu banyak? lakukan tips berikut biar tetap aman.

Pilihlah peninggi shock yang sudah recommended atau terpercaya di pasaran, bukan berarti murah lalu jelek, ada juga yang mahal tapi murahan. Agar tidak salah dalam membeli, pilihlah yang berbahan baja.

Lalu pasanglah peninggi di atas, menurut preferensi dari grup facebook komunitas saya, kalau peninggi shock dipasang di bawah, bikin suspensi jadi tidak maksimal fungsinya. Karena tidak maksimal fungsinya, shock dan dudukan shock di arm berisiko tinggi untuk patah dan robek.

Namun apabila ingin terpasang di dudukan bawah shockbreaker, saran saya lakukanlah las paten di dudukan shock armnya. Mungkin ada beberapa dari kita yang enggak mau ribet aja buat melepas body belakang motor.


Gunakan plat besi strip yang tebal untuk menahan peningginya biar tidak goyang. Biasanya peninggi shock suka goyang-goyang, hal inilah yang membuat dudukan shok arm nya bisa robek karna ada tekanan dari peningginya. Dijamin setelah melakukan tips tersebut, shock jadi tidak main dan terhindar dari kerobekan arm kalo sudah di las paten.

Tips — Sekedar saran, lebih baik jangan gunakan peninggi shockbreaker. Tetapi tinggal balik lagi ke diri sendiri, bagaimana kita mengaplikasikannya.

Lalu, pastikan faktor keamanan dan keselamatan menjadi prioritas, karena hal ini wajib hukumnya buat bikers. Semoga bermanfaat, Keep safety riding!

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu