Sejarah dan Cara Kerja Kamera Onboard Pada MotoGP

Sejarah dan cara kerja kamera onboard pada motogp Sejarah dan Cara Kerja Kamera Onboard Pada MotoGP

Ketika penggemar MotoGP menonton balapan di TV, para fans disuguhkan dengan gambar-gambar aksi overtake yang benar-benar memicu adrenalin apalagi di tunjukkan dari sisi para pembalap yang menunjukkan skill tingkat dewa para pembalap yang tentunya adalah hasil jepretan kamera di atas motor motogp atau kamera onboard.

Dilansir dari www.motorsport.com kamis 12/09/2019. Seperti di F1, kamera onboard motogp lebih jelas dan lebih kreatif, kemajuan teknologi telah membantu menempatkan kamera di tempat-tempat yang membantu para penggemar agar lebih dekat dengan aksi-aksi balap.


Penggunaan pertama kamera onboard adalah 35 tahun yang lalu di Assen, tepatnya ketika Randy Mamola dipilih untuk memasang kamera yang beratnya 1,3 kilogram di motornya yaitu pada tahun 1985 sebelum F1 memiliki kamera live onboard pertamanya.

Dan sekali lagi berkat teknologi pula sekarang berat kamera onboard di motogp hanya 80 gr, itu berarti 17 kali lebih ringan dari versi pertama.

Mamola dipilih karena produser merasa ia kemungkinan besar akan terlibat dalam aksi-aksi yang luar biasa. Benar saja, walaupun hari race basah, Mamola unggul dalam kondisi itu dan memenang kan race.

Saat ini ada 120 kamera onboard yang terpasang di seluruh kelas MotoGP dan ini dimungkinkan karena miniaturisasi, tetapi juga karena kontrol dan penyesuaian feeds kamera onboard dilakukan dari jarak jauh oleh Dorna di Barcelona.

Menggunakan perangkat lunak in-house Dorna sendiri dan feed serat penundaan rendah dari Tata Communications, pemasangan 120 kamera dilakukan oleh direktur kamera onboard, ribuan mil jauhnya dari perlombaan dan dimasukkan dengan mulus ke dalam International Program Feed.

Kamera bekerja memadukan sistem dari sebuah triaxial gyroscope, dua akselorometer, satu motor dan sebuah GPS dan ‘micro-chip’ yang menyediakan data secara ‘real-time’, menyampaikan posisi motor pembalap dan koordinat akurat dari tiga sensor gyroscope.

Ada juga kamera 360°, dengan empat kepala, di mana sinyal dikirim kembali ke Barcelona dan dibroadcast kembali untuk para penggemar untuk menikmati pengalaman menonton yang luar biasa di saluran khusus pada platform MotoGP Live OTT.

Melihat kembali sekarang sudah begitu banyak kemajuan di MotoGP, Mamola bercerita tentang balapan pertama menggunakan kamera onboard,

“Tidak seorang pun dari kita yang tahu rekaman seperti apa yang akan kita dapatkan, di mana mereka akan meletakkan kamera dan baterai dan seperti apa bidikannya. Ini merupakan terobosan untuk memasang sesuatu yang akan bekerja, menangani getaran dan memberikan gambar pada 180mph di sekitar trek balap.

Dorna telah mengambilnya dalam seribu kali lipat dalam mengembangkan ini,"

tambahnya.

“Sudah 35 tahun sejak kamera pertama di tempatkan di atas motor dan kami sekarang memiliki pengaturan yang menakjubkan. Di motogp.com ada saluran khusus dengan kamera onboard dan tidak ada yang seperti itu di balapan lain." ujar Mamola.

Dorna mengembangkan elektronik modul untuk mendapatkan data akurat ‘lean angle’ dan ‘real time’. Keberhasilannya menciptkan Gyro Camera setelah UAV Navigation, perusahaan Spanyol yang bergerak di bidang autopilot dan kontrol sistem penerbangan menawarkan jasa mereka untuk penciptaan kamera ini. Dorna-UAV Navigation yang akhirnya berkonstribusi langsung atas pengembangan teknologi kamera Gyro ini. Benar-benar bisa memberikan tayangan menarik di layar TV anda.


Pembalap Ducati Andrea Dovizioso, salah satu pembalap MotoGP terdepan saat ini, dia mengatakan bahwa selain memberikan hiburan yang hebat bagi para penggemar, para pembalap dapat belajar banyak dari kamera onboard dan mempelajari cara saingan mereka memposisikan sepeda motor mereka dan bereaksi, terutama dalam pertempuran 3 pembalap seperti yang dia lakukan dengan Danilo Petrucci dan pemimpin Klasemen Marc Marquez di Mugello Italia.

“Saya melihat di Mugello pertarungan antara saya, Danilo dan Marc dan itu sangat bagus karena Anda bisa melihat banyak detail yang tidak dapat Anda pahami dari TV,” kata rider Italia itu.

“Anda dapat menganalisis cara pengendara mendekati pertarungan, ketika saya melihat video itu saya memahami beberapa hal yang tidak mudah dipahami pada saat itu, terutama ketika ada tiga pengendara bertarung di putaran terakhir dan itu sangat menarik."

Well, begitulah sedikit tentang sejarah dan cara kerja kamera onboard pada MotoGP amazing bukan.

Referensi : https://uc.xyz/cuAxF

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu