Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Arti Singkatan Dari Komponen Motor Dan Fungsinya

Setiap sepeda motor memiliki berbagai macam komponen tetapi tidak semua orang tau apa sebenarnya fungsi dan makna komponen tersebut, karna kebanyakan orang hanya mengetahui singakatanya saja tanpa mengetahui kepanjangan dari singkatan itu terutama makna dan fungsinya.

Untuk mengetahuinya kali ini saya akan menjelaskan satu persatu singkatan dan makna dari berbagai macam komponen sepeda motor tersebut, terutama motor keluaran terbaru yang lebih banyak menggunakan komponen terbaru dan lebih canggih dari sepeda motor sebelumnya.

Anti lock brake sistem (ABS), pengertian ABS adalah sebuah sistem pengereman yang terdapat di kendaraan untuk menghentikan penguncian pada roda saat terjadi pengereman yang mendadak atau terlalu keras. siatem pengereman ini sudah banyak di pakai pada kendaraan bermotor baik roda empat atau lebih, namun saat ini sistem rem ABS ini juga telah digunakan pada kendaraan bermotor roda dua atau sepeda motor, namun dibalik kelebihan rem ABS ini juga ada kekurangannya.

Kelebihan Rem ABS
Pada saat melaju dengan kecepatan tinggi kendaraan tersebut akan tetap bisa melaju hal tersebut bukan karena sistem pengeremannya yang bermasalah melainkan efek dari gaya sentrifugal yang terdapat pada roda kendaraan itu memberikan dorongan terhadap benda yang sedan meluncur dengan cepat.
Semakin berat dan cepat laju kendaraan maka gaya senteifugal yang di hasilkan akan semakin besar, efek dari terlalu besarnya gaya senteifugal yang di hasilkan kendaraan tersebut maka akan membuat kendaraan tetap melaju meskipun rodanya sudah berhenti.
Jadi cara kerja rem ABS tidak langsung mencengkram roda kendaraan pada saat tuas rem di tekan secara keseluruhan melainkan perlahan - lahan namun pasti.

Kelemahan rem ABS
Setelah kita mengetahui kelebihan rem ABS maka kita juga harus tau kekurangannya, dan kekurangan rem ABS ini tidak bisa digunakan untuk pengereman jarak dekat, dikarenakan rem ABS ini bekerja secara perlahan saat melakukan pengereman untuk dapat menghentikan sebuah laju kendaraan, apabila anda mempunyai kendaraan yang sudah pakai sistem rem ABS maka jika melakukan pengereman sebaiknya harus mengetahui kapan waktu kendaraan anda berhenti jika dengan kecepatan sekian km/jam anda melakukan pengereman, jika tidak anda akan menabrak kendaraan didepannya atau benda yang lainnya. selain itu kelemahan rem ABS tidak bisa bekerja secara maksimal apabila melewati medan jalan yang tidak rata atau pada saat kondisi hujan, maka bagi para bikers kendaraan yang memakai sistem rem ABS sebaiknya harus lebih berhati - hati apabila melewati jalan berlubang dan pada saat kondisi hujan.

Combi brake sistem (CBS) adalah sistem pengereman yang menggabungkan antara rem depan dan rem belakang, hanya menekan tuas rem sepeda motor sebelah kiri(rem belakang) maka equalizer gaya akan bekerja untuk mendistribusikan tenaga tekanan tadi menjadi dua, yang satu menuju ke rem pada roda belakang dan yang satunya menuju ke tuas ungkit atau knocker yang nantinya knocker tersebut akan menekan piston hidrolik yang ada pada master rem dan kemudian akan bereaksi mengaktifkan rem cakram depan dan maka otomatis kedua rem tersebut baik rem depan ataupun rem belakang maka akan bekerja secara bersamaan untuk melakukan pengereman.

Engine control unit (ECU) atau Engine control module (ECM) adalah sebuah alat yang ada pada kendaraan bermotor bermesin injeksi atau sebagai pengganti CDI jika pada kendaraan yang masih pakai pengkabut karburator, ECU atau ECM alat control elektronik yang berfungsi untuk mengatur pengapian pada mesin injeksi yang ada di sepeda motor, selain itu ECU atau ECM berfungsi sebagai protection system pada suatu kendaraan jika kendaraan sedang bermasalah pada bagian pengapiannya maka ECU atau ECM akan mengirim signal berupa kedipan - kedipan pada lampu indikator injeksi yang ada pada panel speedometer.

Bank angle sensor (BAS) adalah sensor kemiringan atau sensor rebah yang berfungsi untuk mematikan mesin motor dengan cara menghentikan semprotan bahan bakar saat motor dalam posisi miring akibat ambruk atau terjatuh.

Throtle position sensor (TPS) adalah alat yang ada pada motor injeksi dan berfungsi untuk mengatur masuknya udara ke mesin pembakaran.
alat ini biasanya terletak pada poros katup kupu - kupu sehingga dapat langsung memantau posisi throtle.

Capacitor discharge ignition(CDI) berfungsi untuk mengatur waktu atau timing untuk meletikkan api pada busi, yang dikirim dari signal pulser sehingga waktu pengapian bisa tepat.

Post a Comment for "Arti Singkatan Dari Komponen Motor Dan Fungsinya"