Perbedaan Busi Tipe Panas Dan Busi Tipe Dingin


- Tak disangka, kedua tipe busi ini bekerja sesuai dengan namanya. Lalu mengapa bisa terjadi hal tersebut.?

Yuukk bahas..

Busi Tipe Panas

Busi tipe panas merupakan busi yang kemampuannya lambat dalam membuang panas yang diterima dari ruang bakar.

Ini disebabkan oleh insulator busi yang panjang. Jika insulator busi lebih panjang, maka suhu busi akan relatif lebih panas karena sifatnya yang kurang baik menghantar atau membuang panas yang diterima.

Busi Tipe Dingin

Busi tipe dingin merupakan busi yang kemampuannya lebih cepat membuang panas yang diterima dari ruang bakar.

Untuk mendukung pembuangan panas yang lebih cepat, insulator busi ini didesain lebih pendek dari busi tipe panas maupun busi standarnya.

Seperti gambar berikut ini.


Lalu, busi tipe panas dan tipe dingin ini digunakan untuk mesin seperti apa.?

Naaah..

Karena busi tipe panas relatif lebih panas ketika bekerja, maka busi panas pun diklaim tidak cocok digunakan pada mesin yang ruang bakarnya bersuhu tinggi saat bekerja.

Busi tipe panas akan lebih cocok disematkan pada mesin yang suhu ruang bakarnya sedang atau normal seperti pada mesin yang masih standar.

Sebaliknya,

Busi tipe dingin akan tidak cocok digunakan pada mesin standar atau mesin yang temperatur ruang bakarnya relatif rendah.

Busi tipe dingin lebih pas digunakan pada mesin yang sudah dimodifikasi (dibore up).

Mengapa demikian.?

Yaps, jika busi tipe panas digunakan pada mesin yang bertemperatur tinggi (saat balapan) maka akan menyebabkan mesin juga lebih cepat panas dan berujung pada overheat. Akibat dari overheat mesin akan kehilangan tenaga bahkan parahnya..,

mesin akan rusak..

Selanjutnya jika busi tipe dingin dipasang pada mesin yang bertemperatur rendah, maka mesin akan sulit mencapai suhu kerja optimalnya bahkan mesin akan sulit dihidupkan.

Jadi untuk penggunaannya, disesuaikan saja dengan kondisi mesin.

Oh iya ada tambahan, busi iridium itu apa.?

Nah, busi iridium ini identik dengan busi balap, tapi juga bisa digunakan harian karena dipercaya khasiatnya yang mampu meningkatkan performa mesin.

Namun ada anggapan tambahan jika busi iridium ini merupakan busi tipe dingin yang akan kurang cocok digunakan pada mesin standar.

Apakah anggapan itu benar..?

Benar jika anda salah menggunakan busi yang kodenya tidak sama dengan busi standar.

Maksudnya seperti ini, jika ingin menggunakan busi iridium maka pilihlah busi iridium yang berkode sama dengan busi standar anda dan sesuaikan dengan spek standar mesin motor kesayangan anda.

Jika salah kode busi dan spek minimum busi, maka bukan performa motor meningkat, melainkan jadi drop tenaganya dan tentu akan membuat kecewa.

Untuk harga, busi iridium lebih mahal ketimbang busi biasa. Tapi didukung dengan kualitas busi yang baik pula.

Oke, sekian dari fz tentang perbedaan busi tipe panas dan dingin, mohon maaf atas kekurangan pada penjelasan fz.

Stay cool dan ganteng, semoga bermanfaat.

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu