Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

3 tips menyetel pedal kopling agar tidak pegal saat macet


Kaki Pegel Saat Macet-Macetan?

Jika anda pernah terjebak macet berhenti-jalan ( stop and go ) dan bertepatan berkendara dengan mobil bertransmisi manual ( kopling mekanis atau kopling hidrolis ), maka akan terasa betapa pegalnya kaki sebelah kiri yang sedari tadi berulangkali menginjak pedal kopling. Apalagi diperburuk pula dengan setelan pedal yang tinggi dan keras, lengkaplah penderitaan di tengah rutinitas macet yang menyiksa.

Tapi, berlarut menikmati rasa pegal di kaki, ada baiknya juga disertai mencari jalan keluar yang apabila anda terjegal macet tidak lagi terlalu kesemutan.

Berikut ulasannya :

1. Setel free play/ gerak bebas pedal kopling

Setiap orang akan merasa nyaman menyetir dengan setelan free play pedal kopling kesukaan masing-masing, tinggi ataupun rendah, tentu saja. Akan tetapi terlepas dari itu, pilihan terbaik adalah yang umum/ standar yaitu sekitar 15-25 mm. Kondisi ini mengacu pada bentuk telapak kaki orang indonesia yang memang rata-rata berukuran sedang, yang ketika ujung telapak diangkat dan tumit masih menyentuh lantai ruang pedal maka kopling pun terbebas.

2. Setel sejajar pedal kopling dengan pedal rem kaki

Sejajarkan atau setel tinggi-rendah pedal kopling dan rem kaki dengan ketinggian yang sama untuk mendapatkan efek tekanan antara kaki dan kanan saat anda menginjak pedal kopling dan rem secara bersamaan.

3. Periksa kelenturan pegas pengembali pedal

Untuk mobil yang masih memakai kopling mekanis perlu lakukan pemeriksaan pegas pedal setiap 15.000 km beserta kabel pedal kopling yang telah termakan usia. Lakukan pergantian komponen terkait bila tidak lentur lagi, begitupun dengan pegas pedal kopling hidrolis.

Sekian tentang masalah kopling, semoga bermanfaat dan rasa pegalnya bisa diatasi..

Post a Comment for "3 tips menyetel pedal kopling agar tidak pegal saat macet"